INFO MATIM – Suasana haru menyelimuti SMP Negeri 13 Ruteng setelah para siswa menulis sepucuk surat untuk Kepala Dinas PPO dan Bupati Manggarai. Dalam surat tersebut, mereka dengan tulus memohon agar guru yang mereka cintai tidak dipindahkan ke sekolah lain.
Surat yang ditulis secara bersama oleh siswa itu berisi ungkapan rasa sayang dan terima kasih kepada sang guru, yang selama ini dikenal berdedikasi tinggi, sabar, dan selalu menjadi panutan bagi mereka.
“Kami hanya ingin tetap belajar bersama beliau. Guru kami bukan hanya mengajar pelajaran, tetapi juga mengajarkan kami tentang kehidupan dan kebaikan,” tulis salah satu bagian dari surat tersebut.
Menurut para siswa, guru yang dimaksud yang disebut sebagai telah menjadi sosok penting di sekolah tersebut. Beliau kerap membantu siswa di luar jam belajar, memberikan bimbingan tambahan tanpa pamrih, dan dikenal memiliki kedekatan emosional dengan murid-muridnya.
Kabar rencana pemindahan guru tersebut membuat banyak siswa merasa sedih. Beberapa di antara mereka bahkan meneteskan air mata ketika menulis surat itu. Mereka berharap agar pemerintah daerah, khususnya Dinas PPO dan Bupati Manggarai, dapat mempertimbangkan kembali SPMT.
“Kami tahu keputusan itu mungkin sudah direncanakan, tapi kami mohon agar Bapak Bupati dan Kadis bisa mendengar suara hati kami,” ungkap seorang siswa kelas IX yang ikut menandatangani surat itu”, kata dia.
Surat tersebut akan diserahkan secara resmi ke pihak sekolah untuk diteruskan kepada Dinas PPO Manggarai. Para siswa berharap surat itu bisa sampai langsung ke tangan Bupati Manggarai sebagai bentuk curahan hati mereka.
























