INFO MATIM – Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) Maryos Osyaga Sejahtera (MOS) Manggarai Timur Borong 001 menggelar kegiatan sosialisasi keamanan pangan dan skrining kesehatan bagi para relawan, Sabtu (25/10/2025), bertempat di Café Rana Loba, Kecamatan Borong.
Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan relawan SPPG Maryos Osyaga Sejahtera, para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Manggarai Timur, serta tim dari Puskesmas Borong.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari Puskesmas Borong memberikan sosialisasi mengenai keamanan pangan bagi penjamah makanan. Materi yang disampaikan mencakup cara pengolahan bahan makanan yang benar, pemeliharaan kebersihan alat dan lingkungan dapur, serta pentingnya kebersihan pribadi (personal hygiene) untuk mencegah terjadinya penyakit yang ditularkan melalui makanan.
Materi sosialisasi juga menekankan pentingnya pencegahan kontaminasi silang, penyimpanan bahan makanan pada suhu yang aman, serta pengolahan makanan matang agar tetap higienis.
Selain itu, para relawan diajak untuk memahami bahwa keamanan pangan bukan hanya soal cita rasa, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kesehatan para penerima manfaat.
Selain kegiatan sosialisasi, tim Puskesmas Borong juga melaksanakan skrining kesehatan bagi seluruh relawan yang hadir. Pemeriksaan tersebut mencakup pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, serta penilaian status kesehatan secara umum.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para relawan berada dalam kondisi fisik yang prima sebelum terjun ke lapangan, khususnya dalam kegiatan yang berkaitan dengan penanganan dan penyajian makanan.
Kepala Puskesmas Borong dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan salah satu program prioritas yang dilaksanakan satu kali setiap tahun.
Kegiatan ini meliputi pemeriksaan fisik lengkap serta pemeriksaan laboratorium sederhana. Dari hasil pemeriksaan hari ini, apabila ditemukan adanya gangguan kesehatan yang serius pada relawan SSPG, maka akan segera dilakukan penanganan dan pengobatan oleh dokter.
Selain itu, bagi peserta yang memerlukan pemeriksaan lanjutan akan diarahkan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pada kegiatan hari ini juga dilaksanakan pemeriksaan dahak guna mendeteksi kemungkinan adanya bakteri TBC pada tubuh para penjamah makanan.
Sementara itu, pemeriksaan laboratorium sederhana yang dilakukan pada hari ini bertujuan untuk memastikan para relawan SPPG terbebas dari penyakit seperti asam urat, kolesterol, gula darah tinggi, serta hepatitis B. Hasil dari pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar bagi Puskesmas Borong untuk menerbitkan Surat Keterangan Sehat bebas TBC dan Hepatitis B, yang menjadi salah satu syarat dalam pengusulan Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).
Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Ka. SPPG) Marios Osyaga Sejahtera, Chandra Aliman, dalam sambutannya menegaskan bahwa makanan yang sehat dan berkualitas lahir dari tangan-tangan terampil serta individu yang sehat secara jasmani.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Borong yang telah menindaklanjuti instruksi tersebut dengan baik.
Erwin Jemahu, selaku relawan SPPG Marios Osyaga Sejahtera, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi mereka untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para penjamah makanan.
Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi bekal berharga bagi para relawan dalam memastikan keamanan pangan di lingkungan SPPG.
Melalui kegiatan sosialisasi dan skrining kesehatan ini, Puskesmas Borong berharap para relawan SPPG Marios Osyaga Sejahtera semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan pribadi serta menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam setiap aktivitas mereka.























