INFO MATIM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) optimistis terhadap kinerja investasi pada tahun 2025.
Target investasi yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp 4,6 triliun diyakini akan tercapai berkat capaian yang stabil di semester pertama tahun ini.
“Paruh pertama atau semester pertama ini capaian kita ada di posisi 46,8% atau nominal bulatnya itu Rp 2,1 triliun. Dari target Rp 2,3 triliun, posisi ini masih tergolong sehat, ” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT, Drs. Alexander B. Koroh di studio Pro1 RRI Kupang, Selasa (14/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa, meskipun belum mencapai 50 persen, capaian tersebut tetap memberi sinyal positif bagi iklim investasi daerah. Pemerintah menilai realisasi ini menunjukkan stabilitas ekonomi yang cukup kuat untuk menopang program pembangunan lintas sektor.
Pemerintah Provinsi NTT juga melihat kepercayaan investor mulai menguat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, kelautan, dan perikanan. Stabilitas capaian investasi menjadi modal penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah.
“Kalau dibulatkan secara matematika dasar, 46% itu kan bisa dinaikkan ke atas, jadi dia bisa dipandang masih sehat. Oleh karena itu, kondisi perekonomian lokal kita baik untuk pemerintah menjalankan setiap program pembangunan,” ujar Alexander.
Ia optimistis dengan kerja kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, realisasi investasi di NTT pada akhir tahun 2025 dapat mencapai atau bahkan melampaui target nasional. Pemerintah juga terus memperkuat layanan investasi untuk menarik lebih banyak investor strategis.




















